Judul artikel : Hati-hati, jamur
sebabkan kuku kaki rusak
Artikel ini terdapat 6 paragraf. Saya
akan mencoba menganalisis artikel “Hati-hati, jamur sebabkan kuku kaki rusak” termasuk
kedalam paragraf deduktif, induktif atau campuran. Paragraf deduktif terbagi
menjadi 2 yaitu silogisme dan entimen. Paragraf induktif terbagi menjadi 4
yaitu generalisasi, analogi, sebab-akibat, dan perbandingan.
Paragraf pertama
Kuku
menjadi bagian estetika tubuh yang tidak dapat dipisahkan dari penampilan
seseorang. Namun tak jarang, sebagian orang justru malu menampakkan kuku
kakinya karena berbagai masalah, salah satunya adalah kuku yang rusak. Kuku yang rusak, terutama kuku kaki,
disebabkan oleh jamur kuku (onikomikosis) dan merupakan masalah yang cukup
banyak terjadi.
Menurut
saya paragraf pertama masuk ke dalam paragraf induktif karena kalimat utama terletak pada bagian akhir paragraf. Bagian
awal paragraf merupakan penjelas dari bagian akhir paragraf. Paragraf ini masuk
ke dalam jenis sebab-akibat karena,
Sebab : disebabkan oleh
jamur kuku (onikomikosis)
Akibatnya : masalah
yang cukup banyak terjadi pada kuku salah satunya kuku kaki yang rusak
Paragraf kedua
Berdasarkan data dari University Hospitals of Cleveland di
AS, sekitar 900 juta orang di dunia yang mengalami masalah jamur kuku.
Sementara di Indonesia, setidaknya 30 juta orang yang mempunyai masalah yang
sama. Angka yang tinggi ini, disebabkan
oleh iklim tropis dan gaya hidup yang senang menggunakan sepatu tertutup.
Menurut saya paragraf kedua masuk ke dalam paragraf induktif karena kalimat utama terletak pada bagian akhir paragraf. Bagian awal paragraf merupakan penjelas dari bagian akhir paragraf. Paragraf ini masuk ke dalam jenis sebab-akibat karena,
Menurut saya paragraf kedua masuk ke dalam paragraf induktif karena kalimat utama terletak pada bagian akhir paragraf. Bagian awal paragraf merupakan penjelas dari bagian akhir paragraf. Paragraf ini masuk ke dalam jenis sebab-akibat karena,
Sebab : disebabkan oleh
iklim tropis dan gaya hidup yang senang menggunakan sepat tertutup
Akibatnya : mengalami masalah
jamur kuku
Paragraf ketiga
Ahli Dermatologi, dr. Margaretha
Indah Maharani, SpKK menjelaskan bahwa jamur kuku ditandai dengan perubahan
warna dan tekstur kuku tersebut. "Kuku yang terinfeksi jamur akan berwarna kuning, burem
hingga gelap. Teksturnya pun berubah menjadi meninggi dan tebal serta
retak-retak," jelasnya dalam acara peluncuran Emtix di UOB Plaza, Jakarta
(11/11).
Menurut
saya paragraf ketiga masuk ke dalam paragraf deduktif karena kalimat utama terletak pada bagian awal paragraf. Bagian
akhir paragraf merupakan penjelas dari bagian awal paragraf. Paragraf ini
termasuk ke dalam jenis silogisme.
Paragraf keempat
Menurut dr. Rani, munculnya jamur di kaki lantaran
penggunaan sepatu yang tertutup dalam waktu yang cukup lama. Dengan demikian,
kaki menjadi basah dan lembab. Karena, kaki berkeringat dan bergesekan dengan
kaus kaki. Akibatnya, aroma tak sedap
pun akan muncul jika terkontaminasi dengan bakteri.
Menurut saya paragraf keempat masuk ke dalam paragraf induktif karena kalimat utama terletak pada bagian akhir paragraf. Bagian awal paragraf merupakan penjelas dari bagian akhir paragraf. Paragraf ini masuk ke dalam jenis sebab-akibat karena,
Menurut saya paragraf keempat masuk ke dalam paragraf induktif karena kalimat utama terletak pada bagian akhir paragraf. Bagian awal paragraf merupakan penjelas dari bagian akhir paragraf. Paragraf ini masuk ke dalam jenis sebab-akibat karena,
Sebab : penggunaan
sepatu yang tertutup dalam waktu yang cukup lama
Akibatnya : aroma tak
sedap pun akan muncul juka terkontaminasi dengan bakteri
Paragraf kelima
Ia juga
menambahkan, faktor lainnya yang dapat menimbulkan jamur kuku ialah adanya
trauma atau pernah luka pada kuku. “Kaki yang pernah terbentur atau tertusuk
sesuatu, juga rentan terhadap jamur kuku. Karena adanya bekas luka, sehingga
jamur mudah hidup di sana,” ujarnya.
Menurut saya paragraf
kelima ini merupakan kalimat penjelas semua, kalimat penjelas dari paragraf
keempat.
Paragraf keenam
Untuk menghindari adanya jamur kuku,
dianjurkan untuk selalu mengeringkan kaki sebelum memakai sepatu dan mengganti
kaus kaki minimal sehari sekali.
Sebaiknya, Anda membawa kaus kaki cadangan bila melakukan aktifitas memakai
sepatu dalam waktu yang cukup lama, agar kaki tidak lembab karena keringat. “Setelah
beraktifitas usahakan untuk mencuci kaki dengan bersih, terutama bersihkan di
sela-sela kaki, karena jamur biasanya tumbuh di sela-sela kaki. Setelah itu,
lap sampai benar-benar kering dan jangan langsung menggunakan alas kaki. Alas
kaki atau sepatu juga perlu diangin-anginkan, agar tidak lembab,” imbuh dr.
Rani.
Menurut saya paragraf keenam masuk ke dalam paragraf deduktif karena kalimat utama terletak pada bagian awal paragraf. Bagian akhir paragraf merupakan penjelas dari bagian awal paragraf. Paragraf ini termasuk ke dalam jenis silogisme.
Menurut saya paragraf keenam masuk ke dalam paragraf deduktif karena kalimat utama terletak pada bagian awal paragraf. Bagian akhir paragraf merupakan penjelas dari bagian awal paragraf. Paragraf ini termasuk ke dalam jenis silogisme.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar