Jumat, 18 Oktober 2013

SEJARAH KOMPUTER


Sejarah komputer  :

1822: Charles Babbage mengemukakan idenya yaitu sebuah alat yang dapat membantu manusia dalam melakukan penghitungan pada tingkat kompleksitas yang tinggi dan rumit. Mesin buatanya yang belum selesai tersebut saat ini di musiumkan di Museum of Science London.
1937: Dr. John V Atanasoff dan Clifford Berry mulai membuat design komputer digital elektronis pertama. Mereka memberi nama mesin tersebut ABC (Atanasoff-Berry Computer). Kemampuan mesin ABC tersebut hanya sebatas menghitung tambah dan pengurangan.
1943: Pada Perang Dunia 2, Seorang ilmuwan Inggris yang bernama Alan Turing mendesain komputer elektronik yang dibuat khusus bagi tentara Inggris. Tujuan pembuatan komputer tersebut agar dapat digunakan untuk menembus kode pertahanan Jerman.
1944: Howard Hathaway Aiken (Amerika) membuat yang diberi nama Mark I. Merupakan sebuah komputer hitung digital pertama. Komputer tersebut memiliki luas 7,45 kaki x 50 kaki, dengan berat 35 ton. Mark I sudah dapat digunakan untuk menghitung probabilitas.
1945: Dr. John von Neumann menulis sebuah konsep penyimpanan data. Pada saat itu masih berupa ide.
1946: Dr. John W. Mauchly dan J. Presper Eckert, jr. membuat komputer skala besar yang pertama, nama komputer tersebut adalah ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer). Dunia juga beranggapan kedua orang ini sebagai penemu komputer digital.
ENIAC komputer memiliki berat 30 ton, terdiri dari 18.000 lampu tabung (transistor ukuran besar), dengan lebar 30 kaki x 50 kaki, memakai tenaga 160.000 watt. Saat pertamakali dioperasikan Pertama seluruh jaringan listrik di wilayah Philadelphia mendadak mati.
ENIAC sedikit lebih maju dibandingkan Mark I yang hanya dapat menghitung. ENIAC tidak hanya memiliki kemampuan menghitung, tambah, kurang, kali, bagi, tapi juga dapat diprogram untuk melakukan proses sederhana.
1951: The U.S. Bureau of Cencus menginstalasi komputer komersial pertama yang bernama  UNIVAC I (Universal Automatic Computer). UNIVAC I ini dikembangkan oleh Mauchly dan Eckert untuk Remington-Rand Corporation.
1947: William Shockley, John Bardeen, dan Walter Brattain merupakan penemu Transistor pertama di dunia. Semenjak ditemukanya transistor, ukuran komputer menjadi semakin kecil.

Perkembangan secara umum dibagi menjadi 2 masa, yaitu:

1.      Era komputer mekanik
Untuk mempermudah aktifitas hidup, manusia membutuhkan alat bantu hitung, bahkan itu sudah diakui sejak dulu. Perbintangan, perdagangan, atau pekerjaan lain yang sangat membutuhkan adanya alat bantu hitung. Jaman dulu alat hitung yang digunakan hanya berupa batu kerikil, lidi, tulang, dan lain-lain.

Menurut para ahli sejarah, alat hitung yang pertama dibuat oleh manusia adalah abacus atau sipoa oleh bangsa Cina sekitar 25 ribu tahun yang lalu. Sampai sekarang sipoa masih dipakai, sedangkan bangsa Peru dan Inca menggunakan quipus yang berupa tali simpul, tiap simpul melambangkan bilangan tertentu.

Setelah tahun 1642 di Perancis, Blair Pascal membuat sebuah mesin hitung yang hanya bisa melakukan operasi hitung penjumlahan saja yang disebut Adding Machine. Kemudian disempurnakan sehingga dapat untuk melakukan operasi matematik yang lainnya (tahun 1673 oleh Von Leibnitz).

Dapat dikatakan bahwa era komputer mekanik memunculkan alat-alat hitung yang bahan dan penggeraknya berupa tenaga mekanik.


2.      Era komputer elektronik
Sejak ditemukannya listrik oleh M. Faraday, berkembang alat-alat yang menggunakan tenaga listrik termasuk komputer. Rancangan komputer elektronik pertama kali dibuat oleh John Atanasoff dari AS pada tahun 1942 dan berkembang hingga sekarang.
Era perkembangan komputer dapat dibagi menjadi beberapa periode, yaitu:
a.       Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
-        Menggunakan lampu tabung sebagai komponen utama
-        Ukuran per unit komputer masih sangat berat dan besar
-        Cepat panas sehingga membutuhkan alat pendingin yang banyak
-        Boros listrik
-        Proses relatif masih lambat
-        Ketepatan hasil proses masih rendah
-        Kapasitas data masih kecil
b.      Komputer Generasi Kedua (1959-1965)
Komponen utama penyusun komputer adalah transistor yang lebih unggul segalanya dibanding tabung hampa namun harga jual murah, serta kelemahan pada generasi pertama dapat diperbaiki.
c.       Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
Fungsi transistor digantikan dengan IC (Integrated Circuits) atau rangkaian terpadu. Dari sekeping IC itu sendiri dapat menggantikan beberapa transistor, diode dan resistor sekaligus, sehingga dapat berkinerja lebih baik hasilnya daripada generasi sebelumnya. Meski ukuran lebih kecil, namun kecepatannya makin tinggi, kapasitas lebih besar dan memungkinkan untuk berkomunikasi antar komputer.
d.      Komputer Generasi Keempat (1970- )
Komponen utama komputer sudah menggunakan VLSI (Very Large Scale IC) yaitu IC yang kemampuannya ditingkatkan hingga ratusan bahkan ribuan kali dengan ukuran fisik yang semakin kecil.
e.       Komputer Generasi Kelima
Saat ini para pakar komputer merancang dan memikirkan bagaimana membuat komputer dengan komponen utama, yakni AI (Artificial Intelligence) atau kepandaian buatan, sehingga dapat menentukan sikap sendiri jika akan menerima data, serta hendak diapakan data itu adalah atas inisiatif sendiri dan terus berkembang hingga saat ini.