Senin, 07 November 2016

Pemeriksaan Akuntansi Lanjut

NAMA   : RIFA PURNAMATIASARI
NPM      : 27213649
KELAS  : 4EB10

Pertanyaan Kaji Ulang

1. Bedakan antara profesional sistem, pengguna akhir, dengan pemegang kepentingan.
 Jawab:
·         Profesional sistem adalah analis, teknik sistem, dan programer. Orang-orang inilah yang akan benar-benar membangun sistem. Mereka mengumpulkan berbagai fakta mengenai masalah dalam sistem yang telah ada, menganalisis fakta tersebut, dan merumuskan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Hasil dari usaha mereka adalah system baru.
·         Pengguna akhir adalah pihak untuk siapa sistem dibangun. Para pengguna tersebut meliputi para manajer, personel operasional, akuntan, dan auditor internal.
·         Pemegang kepentingan adalah orang-orang di dalam atau di luar perusahaan yang memiliki kepentingan atas sistem terkait akan tetapi bukan merupakan pengguna akhir sistem tersebut. Orang-orang ini meliputi akuntan, auditor internal dan eksternal, serta komite pengarah internal yang mengawasi pengembangan sistem.

3. Apa saja tiga masalah yang menyababkan kegagalan sistem?
Jawab:
  • Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan,
  • Kurang sempurnanya evaluasi kualitas dan analisis biaya,
  • Implementasi yang direncanakan dilaksanakan kurang baik.

5. Siapa yang harus masuk dalam komite pengarah? Apa saja tanggung jawab komite tersebut pada umumnya?
Jawab:
Komite pengarah dapat meliputi CEO, direktur keuangan, direktur informasi, pihak manajemen senior dari berbagai area pengguna, auditor internal, dan pihak manajemen senior dari layanan senior dari layanan komputer.
Tanggung jawab umum untuk komite pengarah meliputi hal-hal berikut ini:
·         Mengatasi berbagai konflik yang timbul dari sistem baru,
·         Mengkaji berbagai proyek dan menetapkan prioritas,
·         Menganggarkan dana untuk pengembangan sistem,
·         Mengkaji status tiap proyek yang sedang berjalan,
·         Menentukan melalui berbagai titik pemeriksaan di seluruh SDLC apakah akan melanjutkan proyek atau menghentikannya.

7. Apa yang dimaksud dengan perencanaan strategis dan mengapa harus dilakukan?
Jawab:
Perencanaan sistem strategis melibatkan alokasi berbagai sumber daya system di tingkat makro. Biasanya perencanaan ini berhubungan dengan kerangka waktu tiga hingga lima tahun.
Mengapa melakukan perencanaan sistem strategis? Mungkin tidak ada aspek dalam aktivitas bisnis perusahaan yang sangat labil dan tidak dapat diprediksi seperti perencanaan sistem informasi.

9. Apa yang dimaksud dengan pendekatan desain berorientasi objek (object oriented design-OOD)?
Jawab:
Pendekatan berorientasi objek (object oriented design-OOD) mengembangkan system informasi dari berbagai komponen atau objek standar yang dapat digunakan kembali.

11. Apa saja teknik utama dalam mengumpulkan fakta?
Jawab:
Observasi, keterlibatan dalam pekerjaan, wawancara personal, serta mengkaji dokumen sumber.

13. Bedakan antara sumber data, penyimpanan data, dengan aliran data.
Jawab:
·         Sumber data meliputi berbagai entitas eksternal, seperti pelanggan atau vendor, serta sumber-sumber internal dari berbagai departemen lainnya.
·         Penyimpanan data berbentuk file, basis data, akun, dan berbagai dokumen sumber yang digunakan dalam sistem.
·         Aliran data diwakili oleh perpindahan berbagai dokumen dan laporan antar sumber data, penyimpanan data, pekerjaan pemrosesan, dan pengguna. Aliran data juga dapat diwakili dalam berbagai diagram UML.

15. Apa tujuan dari analisis system, dan apa jenis informasi yang harus dimasukkan ke dalam laporan analisis sistem?
Jawab:
Tujuan utama untuk melakukan analisis sitem adalah untuk mengidentifikasi  berbagai kebutuhan pengguna dan menspesifikasikan berbagai kebutuhan untuk sistem yang baru. Laporan tersebut harus menyajikan secara terperinci apa yang akan harus dilakukan oleh system, bukan bagaimana cara melakukannya.

17. Apa saja dua pendekatan dalam desain konseptual sistem?
Jawab:
Pendekatan terstruktur dan pendekatan berorientasi objek.

19. Apa yang dimaksud dengan objek, dan apa saja karakteristik pendekatan berorientasi objek? Berikan dua contoh
Jawab:
Objek adalah suatu yang dapat dikonsepkan yang diperlukan untuk pemecahan masalah.
Karakteristik pendekatan berorientasi objek:
  • Abtraksi
  • Enkapsulasi
  • Pewarisan
  • Reusability
  • Generalisasi dan spesialisasi
  • Komunikasi antar objek
  • Polymorphism
Contoh: ATM

21. Siapa yang harus dilibatkan dalam kelompok pengevaluasi independen dalam melakukan studi kelayakan terperinci?
Jawab:
Auditor

23. Klasifikasikan hal-hal berikut ini sebagai biaya yang timbul sekali atau yang berulang:
a.       Melatih personel
b.      Pemrograman dan pengujian awal
c.       Desain sistem
d.      Biaya peranti keras
e.       Biaya pemeliharaan peranti lunak
f.       Persiapan lokasi
g.      Sewa fasilitas
h.      Konversi data dari sistem lama ke sistem baru
i.        Biaya asuransi
j.        Instalasi perlengkapan awal
k.      Pembaruan peranti keras
Jawab:
biaya yang timbul sekali
a. Melatih personel
b. Pemrograman dan pengujian awal
c. Desain sistem
f. Persiapan lokasi
h. Konversi data dari sistem lama ke sistem baru
j. Persiapan lokasi
biaya yang berulang
d. Biaya peranti keras
e. Biaya pemeliharaan peranti lunak
g. Sewa fasilitas
i. Biaya asuransi
k. Pembaruan peranti keras

25. Diskusikan berbagai kebaikan dari piranti lunak yang dikembangkan secara internal dengan yang dikembangkan secara komersial.
Jawab:
Dikembangkan secara internal:
  • Kebutuhan akan sistem yang disesuaikan. Kemampuan untuk menghasilkan berbagai aplikasi yang memiliki spesifikasi tepat seperti yang dibutuhkan.
  • Pemeliharaan. Memberikan para pengguna aplikasi berhak cipta yang dapat secara ekonomis dipelihara.
Dikembangkan secara komersial:
  • Waktu implementasi. Peranti lunak komersial dapat diimplemtasikan hamper secara langsung pada saat timbul kebutuhan. Penghunanya tidak harus menunggu.
  • Biaya.
  • Keandalan. Kebnayakn peranti lunak komersial telah diuji secara menyeluruh sebelum dilepaskan ke pasar.

27. Mengapa data uji harus disimpan setelah digunakan?
Jawab:
Data uji seharusnya disimpan untuk digunakan kembali karena data uji ini akan memberikan auditor kerangka rujukan untuk mendesain dan mengevaluasi berbagai pengujian audit di masa mendatang.

29. Dokumen apa saja yang biasanya tidak dibutuhkan oleh pemegang kepentingan lain akan tetapi dibutuhkan akuntan dan auditor untuk sistem baru?
Jawab:
  • Dokumentasi operator
  • Dokumentasi pengguna
  • Dokumentasi desainer dan programmer


Pertanyaan Diskusi

1. Berikan pendapat anda mengenai pernyataan berikut ini: “Tahap pemeliharaan dalam SDLC melibatkan perubahan mendasar yang mengakomodasi perubahan kebutuhan pengguna.”
Jawab:
Jika kebutuhan pengguna berubah, maka akan sulit atau bahkan tidah mungkin untuk memodifikasi peranti lunak.

3. Apakah rencana strategis yang baik berorientasi pada perincian?
Jawab:
Tidak, karena rencana tersebut harus memungkinkan para spesialis sistem membuat keputusan berdasarkan informasi yang memadai dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan, seperti harga, ukuran kinerja, ukuran, keamanan, dan pengadilan.

5. Apa tujuan yang diberikan proposal proyek system? Bagaimana tujuan ini dievaluasi dan dibuat prioritasnya? Apakah proses pembuatan prioritas adalah proses yang objektif atau subjektif?
Jawab:


7. Kurangnya dukungan dari pihak manajemen puncak mengarah pada kegagalan proyek system baru selama tahap implementasi. Mengapa menurut anda dukungan dari pihak manajemen begitu penting?
Jawab:
Tujuannya proposal tersebut meringkas berbagai temuan dari penelitian yang dilakukan pada tahap ini menjadi rekomendasi umum untuk sistem baru atau untuk modifikasi sistem. Pihak manajemen mengevaluasi masalah yang dianggap ada bersama dengan sistem yang diusulkan sebagai solusi yang layak dijalankan. Proses pembuatan harus objektif.

9. Bandingkan dan bedakan antara pendekatan desain terstruktur dan pendekatan berorientasi objek. Mana menurut anda yang lebih menguntungkan? Mengapa?
Jawab:
Menurut saya pendekatan berorientasi objek, karena manfaat dari pendekatan ini meliputi pengurangan waktu dan biaya pengembangan, pemeliharaan, dan pengujian, serta peningkatan dukungan bagi pengguna dan fleksibilitas dalam proses pengembangan.

11. Manfaat tidak berwujud biasanya sangat sulit untuk diukur secara akurat. Beberapa desainer beragumentasi bahwa jika anda tidak memperhitungkannya, maka akan dihasilkan perkiraan yang konservatif. Manfaat lebih apa pun akan diterima, tetapi tidak disyaratkan untuk keberhasilan sistem yang baru. Apa saja bahaya dari sudut pandang ini?
Jawab:
·           Hanya biaya yang dapat dihindari yang digunakan dalam perhitungan manfaat dari penghematan biaya
·           Penggunaan tingkat bunga yang wajar dalam mengukur nilai sekarang arus kas
·           Biaya yang timbul sekali dan biaya berulang dilaporkan secara lengkap dan akurat

13. Selama prosedur data uji, mengapa pengembangan harus menguji data yang “buruk”?
Jawab:
Supaya tidak terjadinya kesalahan atau bencana kedepannya.

15. Buku petunjuk operasi untuk operator computer secara teori sama dengan daftar periksa bagi pilot pesawat yang digunakannya untuk lepas landas dan mendarat. Jelaskan mengapa buku petunjuk ini penting.
Jawab:
Agar tidak terjadi kesalahan atau mengurasi resiko

17. Diskusikan peran penting melibatkan akuntan dalam tahap desain terperinci dan implementasi. Pekerjaan apa saja yang dilakukan akuntan?
Jawab:
Menyajikan secara formal dalam laporan desai terperinci. Laporan ini membentuk serangkaian cetak biru yang menspesifikasikan format layar input, tata letak laporan output, struktur basis data, dan logika proses.

19. Diskusikan berbagai ukuran kelayakan yang harus dipertimbangkan. Berikan contoh untuk tiap ukuran tersebut.
Jawab:
a.       Kelayakan hukum : pembuat keputusan harus memastikan diri bahwa sistem yang  diusulkan tidak melanggar batasan hukum yang ada. Contohnya : suatu sistem diterapkan akan tetapi melanggra privasi serta kerahasiaan yang disimpan
b.      Kelayakan operasional : menunjukan tingkat kesesuaian antara prosedur perusahaan yang ada dengan berbagai keahlian serta kebutuhan operasional yang baru. Contohnya : saat sistem di terapkan kita melihat dulu apakah sistem ini layak untuk digunakan atau tidak.
c.       Kelayakan jadwal : berhubungan dengan kemampuan perusahaan untuk mengimplementasikan proyek tersebut dalam waktu yang dapat di toleransi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar